Pages

Minggu, 23 November 2014

MATI SURI SIAPA MAU COBA

MATI SURIIlmuan Berhasil Ungkap Misteri Tentang Mati Suri
MATI SURI - Berbagai fenomena pengalaman mendekati kematian (near death experience atau NDE atau mati suri) seperti melihat cahaya terang, berjalan melewati sebuah terowongan, merasa telah mencapai akhir realitas, dan bergerak meninggalkan tubuh sendiri terkadang dialami oleh orang yang mendekati kematian.

Bukan tidak mungkin jika fenomena tersebut akhirnya menimbulkan pertanyaan bagi para peneliti. Bagaimana asal muasal kondisi tersebut? Apakah pengalaman mendekati kematian tersebut semata-mata merupakan imajinasi.

Selama ini, pengalaman mendekati kematian sulit diungkap secara ilmiah karena kajian secara langsung tidak mungkin dilakukan. Tim peneliti dari Coma Science Group dan Cognitive Psychology Research, University of Liege, baru-baru ini melakukan penelitian dengan pendekatan baru.

Steven Laureys dan Serge Bredart bekerja sama mengembangkan kuesioner untuk melihat karakteristik fenomenologis memori, seperti detail sensorik, referensi diri, dan emosi. Kuesioner dibagikan kepada 4 kelompok responden, 3 kelompok pasien yang bangkit dari koma, dan 1 kelompok pasien sehat.

Disini, peneliti mengajukan beberapa pertanyaan pada partisipan tentang ingatan yang paling menonjol. Ada lima pertanyaan, yakni pertanyaan kejadian nyata baru dan lama yang paling menonjol, imajinasi baru dan lama yang paling menonjol dan ingatan tentang pengalaman mati suri.

Kemudian peneliti meminta partisipan menyocokkan pengalaman nyata dan imajinasi dengan pengalaman mati suri. Hal ini tentunya akan membantu peneliti mengungkap apakah pengalaman mati suri terkait dengan imajinasi atau kejadian nyata seseorang.

Jadi selama ini, banyak ilmuwan menganggap bahwa mati suri ini hanyalah produk imajinasi belaka. Namun, dari hasil penelitian ini mengungkap bahwa NDE bisa dikatakan berdiri sendiri, tidak bisa dikatakan murni imajinasi.

Lalu Laureys dan Bredart juga mengatakan bahwa pengalaman NDE sangat menonjol, tidak tertandingi oleh pengalaman lain. Itu artinya, bagi orang yang mengalaminya, mati suri benar-benar nyata.

"Asal usul fisiologis mati suri membuatnya benar-benar dirasakan meskipun tidak benar-benar ada dalam kenyataannya," ungkap peneliti.

Hal ini berarti, bagi orang yang mengalami mati suri, pengalaman tersebut benar-benar nyata.Seperti diberitakan Science Daily, Rabu,tentang penyebab mati suri peneliti menguraikan bahwa salah satu komponennya, yakni pengalaman keluar dari tubuh, bisa terjadi akibat disfungsi bagian otak yang disebut lobus tempo-parietal. Lobus tempo-parietal merupakan bagian otak yang berperan dalam proses pemisahan diri dengan sesuatu.

Beberapa penelitian telah menggali tentang mekanisme fisiologis dari mati suri, khususnya terkait terciptanya fenomena tersebut oleh otak. Akan tetapi, teori-teori yang berkembang masih belum mampu menjelaskan pengalaman ini secara menyeluruh.

Sebenarnya proses munculnya mati suri ini belum bisa teruraikan jelas. Akan tetapi, peneliti menegaskan bahwa mati suri tidak hanya terkait faktor psikologis atau fisiologis (metabolisme tubuh), tapi keduanya.

0 komentar:

Posting Komentar