Pages

Senin, 20 Oktober 2014

MASUK ISLAM KARENA MENGHINA ISLAM

by

Itulah Maha Kebesaran Allah SWT. Mudah saja bagi-Nya untuk membolak-balik hati manusia, dari dulunya seorang pembenci Nabi Muhammad SAW, sekarang malah menjadi pengikut Nabi SAW, dan pada musim haji tahun ini hamba-Nya itu menjadi tamu Allah di Tanah Suci Mekkah, tanah kelahiran Sang Nabi itu sendiri.
Itulah yang terjadi pada Arnoud Van Doorn, produser film Fitna yang menghebohkan itu. Seperti diberitakan di dalam berita ini: Produser Film Fitna Pergi Haji, Arnoud datang ke tanah Suci Mekkah untuk menunaikan haji guna menebus dosa-dosanya.
Arnoud van Doorn (Sumber foto; Republika)
Arnoud van Doorn (Sumber foto; Republika)
Saya kutip beberapa kalimat dari laman berita tersebut:
Van Doorn mengaku menyesal ikut ambil bagian dalam produksi Film Fitna. Ia pun memutuskan mengunjungi tempat suci umat Islam menebus dosa-dosanya.
Ia menggambarkan Fitna benar-benar salah. Selain banyak menampilkan informasi yang tak benar serta tak berhubungan dengan Islam ataupun Muhammad Saw.
Semenjak kedatangan di Tanah Suci, ia merasakan hari-hari terbaik dan hidupnya. Ia juga ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Madinah setelah menyelesaikan ritual Haji.
Ia pun mengaku merasa malu berdiri dihadapan makam Nabi Muhmmad. Ia merasa bersalah apalagi setelah menjadi produser film yang menyudutkan umat Islam.
Ia telah membaca banyak tentang Islam. Ia pun menyatakan banyak kesalahan yang ia buat sebelumnya. Aku berharap Allah memaafkanku dan menerima tobatku, tambahnya.
Van Doorn menjadi mualaf pada tahun 2012. Setelah menjadi muslim, dia berjanji untuk memperbaiki apa yang telah ia rusak (dalam film Fitna) tersebut.
“Saya akan bekerja keras guna memperbaiki apa yang saya rusak, termasuk ketika saya menjelek-jelekan Rasulullah dalam film Fitna,” ujarnya menjelaskan.
Ia mengaku sedih ketika menyadari telah melakukan kesalahan besar. “Saya berharap bisa melupakan itu. Karena saya memang tidak ingin mengingatnya, tuturnya dengan nada sedih.
FYI, film Fitna adalah film besutan politikus Belanda, Geert Wilders. Wilders adalah pemimpin Partij voor de Vrijheid (PVV) di parlemen Belanda, sebuah partai berhaluan keras dan anti pada imigran dari Timur Tengah dan anti pada Islam. Film ini berisi pandangannya mengenai Islam dan Qur’an. Seperti dikutip dari laman Wikipedia, pembuatan film Fitna dilatarbelakangi oleh pengetahuan Wilders tentang sejarah Islam. Ia merasa bahwa Islam telah mengurangi kebebasan di Belanda dan ajaran Nabi Muhammad tidak cocok dengan moral Barat. (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Fitna)
~~~~~~~~~~~~~
Apa yang terjadi pada Arnoud van Doorn mengingatkan kita pada Umar bin Khatab, salah seorang sahabat Nabi. Umar adalah seorang bangsa Quraisy yang dulunya sangat membenci Nabi Muhammad SAW. Pada puncak kebenciannya, dia memutuskan akan membunuh sendiri Nabi Muhammad dengan pedangnya. Namun apa yang terjadi? Dalam perjalanan ke rumah Nabi dia mendapat kabar bahwa saudara perempuannya telah memeluk Islam. Diriwayatkan bahwa Umar langsung datang ke rumah saudaranya itu untuk menunjukkan rasa amarahnya, namun ketika dia mendengarkan ayat-ayat Al-Quran yang dibacakan oleh adiknya itu, bergetarlah hatinya. Runtuhlah Umar yang gagah berani itu mendengar ayat-ayat tadi. Seketika itu juga dia datang kepada Nabi, tetapi bukan untuk membunuhnya, melainkan untuk mengikrarkan diri masuk Islam. Sesudah masuk Islam, Umar berbalik menjadi salah seorang pembela Nabi yang gigih.
Begitu pulalah dalam skala tertentu yang terjadi pada Arnoud van Doorn, dari yang dulunya pembenci Nabi, sekarang menjadi pengikut nabi Muhammad. Kata orang Jawa, itu namanya “kualat”. Oleh karena itu, seperti kata teman saya, jika ada orang yang menjelek-jelekkan Nabi, kita tidak perlu mengamuk marah-marah hingga bertindak anarkis segala, cukuplah kita doakan orang yang menjelek-jelekkan itu menjadi “kualat” sendiri karena ucapannya.

0 komentar:

Posting Komentar