Pages

Kamis, 23 Oktober 2014

AKIBAT KURANG TIDUR

Memang benar hampir seperempat orang di dunia ini yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam, lalu diketahui menderita berbagai penyakit seperti pembuluh darah sampai jantung. Dan inilah beberapa efek, seperti detak jantung tidak normal, lalu penyumbatan pembuluh darah, dan masih banyak yang lainnya. Akan tetapi kurang tidur dalam jangka panjang juga bisa membuat seseorang meninggal lebih dini.

Dan berikut adalah beberapa efek langsung kurang tidur terhadap fisik seseorang.

1. Gerakan refleks
Karena setelah 24 jam tanpa tidur, tentu kinerja motorik kognitif setara dengan seseorang yang sedang meminum lima alkohol berkadar tinggi, lalu di Nature kata sebuah studi. Ada cara untuk menyiasati efek kurang tidur, dengan meminum kopi lalu tidur selama 20 menit lamanya. Karena biasanya trik ini banyak dipakai oleh sopir yang sedang kelelahan di perjalanan. Akan tetapi tetap saja sebenarnya yang diperlukan oleh tubuh adalah tidur lebih dari 6 jam.

2. Pada perut
Lalu produksi leptin, pada hormon yang membuat Anda merasa kenyang dan mengatur penyimpanan lemak di dalam tubuh, akan berkurang 15,5 persen pada mereka jam tidurnya hanya lima jam saja. Tidak heran jika perut pun jadi gampang merasa lapar dan ingin terus menelan makanan.

3. Lingkar pinggang
Seseorang yang kurang tidur memiliki indeks massa tubuh 3,6 persen lebih besar dari rata-rata tubuh manusia. Karena mereka yang terbiasa memejamkan mata hanya lima jam setiap malam juga memiliki lebih banyak lemak di tubuh mereka.

4. Tekanan darah
Jika seorang pria yang terbiasa tidur kurang dari enam jam akan mengalami peningkatakan tekanan darah 132, karena normalnya kurang dari 120. Sebab orang tersebut tidur menyebabkan hormon kortisol naik lebih tinggi.

5. Pankreas
Seorang pria beresiko dua kali lebih besar dapat mengidap risiko diabetes selama hidup mereka akibat jam tidur yang kurang dari enam jam setiap malamnya.

6. Otak
Jika begadang selama 19 jam selama tiga hari berturut-turut dapat merusak atau mematikan sel-sel otak kita. Sebab, ini sudah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan pada hewan dan peneliti percaya mungkin ini bisa berlaku untuk laki-laki. Karena tanpa tidur, otak juga tidak mampu membersihkan protein yang menyebabkan plak penyebab penyakit alzheimer dan demensia.

0 komentar:

Posting Komentar