Pages

Sabtu, 20 September 2014

BABEL

Bangka Belitung

Profil Daerah : Bangka Belitung atau sering disebut " Babel " adalah sebuah provinsi yang terletak di sebelah timur Pulau Sumatera, Indonesia. Wilayah Bangka Belitung terdiri dari 2 (dua) pulau utama yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung serta pulau - pulau kecil lain yang telah bernama berjumlah 470 buah dan yang berpenghuni hanya 50 buah pulau. Bangka Belitung dikenal sebagai daerah penghasil timah, memiliki pantai yang indah dan kerukunan antar etnis.
Logo Prov. Kepulauan Bangka Belitung
Arti Logo
  • Perisai bersudut lima, melambangkan pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Kepulauan Bangka Belitung, melambangkan wilayah, masyarakat, sistem pemerintahan, kebudayaan dan sumber daya alam Provinsi Kepulaun Bangka Belitung.
  • Lingkaran bulat simetrikal, melambangkan kesatuan dan persatuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menghadapai segala tantangan ditengah-tengah peradaban dunia yang semakin terbuka.
  • Butir padi berjumlah 27 buah, melambangkan nomor dari undang -  undang pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu : Undang Undang No. 27 tahun 2000. Buah lada berjumlah 31, melambangkan Kepulauan Bangka Belitung merupakan provinsi ke 31 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Padi dan buah lada juga melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran.
  • Balok timah, melambangkan kekayaan alam (hasil bumi pokok) berupa timah yang dalam sejarah secara sosial ekonomis telah menopang kehidupan masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama lebih dari 300 tahun. (diketemukan dan dikelola sejak tahun 1710 Mary Schommers dalam Bangka Tin).
  • Biru tua dan biru muda (dalam perisai dan lingkaran hitam), melambangkan bahari dunia kelautan dari yang dangkal sampai yang terdalam. Menyiratkan lautan dengan segala kekayaan alam yang ada di atasnya, di dalam dan di dasar lautan yang dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat. 
  • Putih (tulisan), melambangkan keteguhan dan perdamaian.
  • Kuning (padi dan semboyan), melambangkan ketentraman dan kekuatan.
  • Hijau (pulau dan lada), melambangkan kesuburan.
  • Hitam (outline lingkaran), melambangkan ketegasan.
  • Serumpun Sebalai, merupakan semboyan penegakan demokrasi melalui musyawarah dan mufakat. menunjukan bahwa kekayaan alam dan plularisme masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap merupakan keluarga besar komunitas (serumpun) yang memiliki perjuangan yang sama untuk menciptakan kesejahteraan, kemakmuran, keadilan dan perdamaian.

Nama Resmi : Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ibukota : Pangkal Pinang.
Nama Julukan : -
Luas Wilayah : 16.424,06 km2.
Jumlah Penduduk : 1.250.554 jiwa.
Plat Kendaraan Bermotor : BN.
Kode Area Telepon : 0715, 0716, 0717, 0718, 0719.
Suku Bangsa : Suku Melayu (suku bangsa asli), Jawa, Sunda, Bugis, Banten, Banjar, Madura, Palembang, Minang, Aceh, Flores, Maluku, Manado dan Cina (30%).
Agama : Islam 81,83%, Budha 8,71%, Kong Hu Cu 5,11%, Kristen 2,44%, Katolik 1,79%, dan Hindu 0,13%.
Lagu Daerah : Yak Miak, Icak-icak Dek Tau.
Tarian Tradisional : Tari Zapin, Tari Tanggai, Tari Campak, Tari Bahtera Bertiang Tujuh, Tari Kedidi, Tari Tabar, Tari Melimbang Timah.
Rumah Adat : Rumah Panggung, Rumah Rakit, Rumah Limas.
Senjata Tradisional : Parang Bangka, Kedik, Siwar Panjang.
Kain Tradisional : Kain Cual.
Makanan Khas : Lempah Kuning, Song Sui, Getas / Keretek, Rusip, Calok, Teritip, Lempok, Empek-empek udang, Martabak Bangka, Belacan, Wakwak, Tembiluk, Kempeleng, Lempah darat, Lakso, Tempoyak, Bergo, Tekwan, Laksan, Otak otak, dll.
Batas - Batas Wilayah :
  • Sebelah Utara : Laut Natuna.
  • Sebelah Timur : Selat Karimata.
  • Sebelah Selatan : Laut Jawa.
  • Sebelah Barat : Selat Bangka.
Wilayah Administratif : Kab : 6, Kota : 1, Kec : 44, Kel : 61, Desa : 300.
  1. Kabupaten Bangka (Sungai Liat).
  2. Kabupaten Belitung (Tanjung Pandan).
  3. Kabupaten Bangka Barat (Mentok).
  4. Kabupaten Bangka Tengah (Koba).
  5. Kabupaten Bangka Selatan (Toboali).
  6. Kabupaten Belitung Timur (Manggar).
  7. Kota Pangkal Pinang.
Pelabuhan
  • Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkal Pinang.
  • Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu.
  • Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok.
  • Pelabuhan Sadai, Toboali.
  • Pelabuhan Laskar Pelangi, Tanjung Pandan.
  • Pelabuhan Tanjung Batu.
  • Pelabuhan Tanjung Ru, Pegantongan.
  • Pelabuhan Manggar.
Bandar Udara (Bandara) :
  • Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang.
  • Bandara HAS Hanandjuddin, Tanjung Pandan.


Tempat Kunjungan Wisata :
1. Pantai :
  • Pantai Parai Tenggiri.
  • Pantai Matras.
  • Pantai Tanjung Pesona.
  • Pantai Rebo. 
  • Pantai Batu Berdaun.
  • Pantai Pasir Padi.
  • Pantai Tanjung Ru Sadai, Bangka Selatan.
  • Pantai Tanjung Kerasak, Bangka Selatan.
  • Pantai Gunung Namak, Bangka Selatan.
  • Pantai Tanjung Kelian, Mentok Bangka Barat.
  • Pantai Tanjung Ular, Mentok Bangka Barat.
  • Pantai Rambat, Simpang Teritip Bangka Barat.
  • Pantai Tungau, Simpang Gong Bangka Barat.
  • Pantai Siangau, Teluk Limau Bangka Barat.
  • Pantai Blembang, Jebu Bangka Barat.
  • Pantai Pasir Kuning, Air Lintang Tempilang Bangka Barat.
2. Pantai Terbaik dan Unik di Indonesia :
  • Tanjung Kelayang.
  • Tanjung Binga.
  • Tanjung Tinggi.
  • Pulau Lengkuas.
  • Pulau Kepayang.
  • Pantai Punai.
  • Pantai Tanjung Pendam.
  • Pantai Nyiur Melambai.
  • Pantai Burung Mandi.
  • Pantai Bukit Batu.
3. Obyek Wisata Lain :
  • Pesanggrahan Bung Karno Bukit Menumbing.
  • Wisma Ranggam Mentok.
  • Rumah Mayor Mentok.
  • Masjid Jami' di Mentok.
  • Tangga Seribu Mentok.
  • Museum Timah Pangkal Pinang.
  • Masjid Jami' Pangkal Pinang.
  • Perkampungan Cina Tradisional Simpang Gedong.
  • Taman Pha Kak Liang di Belinyu.
  • Kolam Pemandian Air Panas di Pemali.
  • Vihara Dewi Kuan Im di Sungai Liat.
  • Lokasi Film Laskar Pelangi di Gantung.
  • Vihara Budhayana Dewi Kwam In Damar.
  • Bendungan Pice Gantung.
  • A1 Bukit Samak Manggar.
  • Museum Buding.
  • Situs Raja Balok di Desa Balok Kecamatan Dendang.
  • Perigi Belande Buding.
  • Makam Akik Ning di Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka.
  • Makam Atok Banjar atau Kyai Haji Habib Mansyur di Desa Petaling.

0 komentar:

Posting Komentar